Liquid Crystal Display (LCD) 16X2

بسم الله الرحمن الرحيم

Membuat Teks Berjalan Menggunakan Module  Display LCD 16X2 dan Arduino Uno

Guru/penulis : Drs.Yoskin Erlangga A

Pendahuluan.

Untuk membangun system Informasi dan Komunikasi yang baik antara dunia Manusia dengan dunia Mesin, unit Display atau tampilan tentunya memainkan peranan yang sangat penting. Coba Anda bayangkan, pada saat dulu kita menggunakan Mesin ketik manual, kita hanya akan melihat hasil ketikan dalam bentuk teks melalui kertas folio/HVS saja. Hasilnya sangat sederhana ya?! Bandingkan dengan adanya Komputer /PC dirumah. Kita dapat melihat hasil ketikan berupa teks, simbol maupun gambar bahkan film melalui display monitor. Awalnya, display monitor komputer menggunakan tabung katoda (CRT /Cathode Ray Tube).

Ada beberapa jenis tabung monitor komputer saat itu seperti Monochrome, CGA, VGA dan SVGA Tentang perkembangan jenis jenis display monitor tersebut, tidak saya jelaskan disini. Saat ini, dengan perkembangan Teknologi monitor, kita tidak lagi menggunakan display monitor dengan tabung CRT dan telah berganti dengan menggunakan LCD (liquid Cristal Display). LCD atau yang dikenal dengan nama Flat Panel Display memiliki banyak keunggulan dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan display CRT.

Keunggulan tersebut antara lain, daya listrik yang dibutuhkan lebih kecil, tingkat radiasi yang sangat kecil, gambar lebih halus, jernih serta tidak membuat mata mudah lelah. Jadi dengan adanya LCD merupakan hal yang sangat penting dalam sistem Informasi dan komunikasi masa depan.

Apa yang Anda ketahui tentang LCD 16X2?

LCD (Liquid Crystal Display) atau Display Kristal Cair adalah suatu jenis media display/tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD digunakan untuk menampilkan teks, huruf, angka ,symbol maupun gambar. LCD sudah banyak digunakan di berbagai bidang, misalnya dalam alat-alat elektronik, seperti TV(televisi), permainan game (Playstation), kalkulator, monitor komputer maupun display laptop.

LCD yang digunakan dalam Media Pembelajaan pada artikel ini adalah LCD 16X2, yang artinya LCD tersebut terdiri dari 16 kolom dan 2 baris karakter (tulisan). Module LCD ini akan kita gunakan untuk menampilkan teks berjalan, teks berlari atau running teks. LCD 16X2 , kolom dan baris, beserta jumlah pin (1 s/d 16) dengan keterangan nama pinnya dapat anda lihat pada gambar-gambar berikut :

Ada 16 pin yang terdapat pada LCD 16X2 yaitu :

  • 1. VSS, merupakan Ground atau  GND (-).
    2. VDD, merupakan Tegangan Suplay atau VCC (+5V).
    3. V0 atau VEE, digunakan untuk mengatur kontras teks yang ditampilkan
    4. RS (Register Select), digunakan oleh Arduino untuk memilih lokasi memori saat penulisan data.
    5. RW (Read/Write), digunakan untuk menentukan mode LCD, mode read atau mode write.
    6. E (Enable), digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan mode penulisan karakter.
    7. D0, data untuk bit ke-8
    8. D1, data untuk bit ke-7
    9. D2, data untuk bit ke-6
    10. D3, data untuk bit ke-5
    11. D4, data untuk bit ke-4
    12. D5, data untuk bit ke-3
    13. D6, data untuk bit ke-2
    14. D7, data untuk bit ke-1
    15. A, terhubung ke kaki anoda LED latar mendapat tegangan positif.
    16. K, terhubung ke kaki katoda LED latar, mendapat tegangan negatif.. Pin A dan K digunakan untuk menyalakan LED supaya teks yang ditampilkan dapat terlihat dalam kegelapan.

Sekarang Anda siapkan Perangkat yang dibutuhkan :

  • 1. Arduino Uno
    2. LCD 16×2
    3. Project board/ proto Board
    4. Potensiometer/ variable resistor 10k
    5. Kabel jumper

Langkah langkah kerja :

Anda menghubungkan Module LCD dengan Board Arduino Uno :

  • Pin 1 LCD atau VSS di hubungkan ke pin GND pada Board Arduino Uno. Dalam Praktek disini, pin GND pada Arduino dihubungkan ke ProtoBoard sehingga bernilai (–). kemudian pin VSS dihubungkan ke ProtoBoard (–) dengan menggunakan Kabel Jumper (lihat gbr 3 dibawah)
  • • Pin 2 LCD atau VDD atau VCC dihubungkan ke pin daya + 5V pada Board Arduino Uno. Dalam Praktek disini, pin +5V pada Arduino dihubungkan ke ProtoBoard sehingga bernilai (+). Kemudian pin VDD dihubungkan ke ProtoBoard (+) dengan menggunakan Kabel Jumper (lihat gbr 3 dibawah)
  • Pin 3 LCD atau V0 atau VEE di hubungkan ke Potensiometer 10 KOhm (pin/kaki tengah)
    Pin 4 LCD atau RS (Register Select)) di hubungkan ke pin 12 pada Board Arduino Uno
    Dalam praktek lain, pin RS dapat dihubungkan ke pin 0 pada Board Arduino Uno
    Pin 5 LCD atau RW (Read/Write) di hubungkan ke pin GND pada ProtoBoard (–)
    Pin 6 LCD atau E di hubungkan ke pin 11 pada Board Arduino Uno
    Dalam praktek lain, pin E(enable) dapat dihubungkan ke pin 1 pada Board Arduino Uno
    Pin 7 atau D0 – blank
    Pin 8 atau D1 – blank
    Pin 9 atau D2 – blank
    Pin 10 atau D3 – blank
    Pin 11 atau D4 di hubungkan ke pin 5 pada Board Arduino Uno
    Pin 12 atau D5 di hubungkan ke pin 4 pada Board Arduino Uno
    Pin 13 atau D6 di hubungkan ke pin 3 pada Board Arduino Uno
    Pin 14 atau D7 di hubungkan ke pin 2 pada Board Arduino Uno
    Pin 15 atau A(anoda) di hubungkan ke ke + 5V pada ProtoBoard (+) dengan resistor 220 ohm seri .
    Pin 16 atau K(katoda) terakhir ke GND pada ProtoBoard (–). Hubungkan Potensiometer 10 KOhm ke +5v(kaki kanan) pada ProtoBoard (+) dan ke GND(kaki kiri) pada ProtoBoard (–) , dan Pin LCD 3 ke kaki tengah pada Potensiometer

Catatan :

  • •Pin 4 (RS) :
    merupakan Register Select yang berfungsi untuk memilih Register Kontrol atau Register Data . Register Kontrol digunakan untuk mengkonfigurasi LCD. Register Data digunakan untuk menulis data karakter ke memori display LCD.
    •Pin 5 (R/W) :
    digunakan untuk memilih aliran data apakah READ ataukah WRITE. Karena kebanyakan fungsi hanya untuk membaca data dari LCD dan hanya perlu menulis data saja ke LCD, maka kaki pin ini dihubungkan ke GND (WRITE).
    • Pin 6 (ENABLE) digunakan untuk mengaktifkan LCD pada proses penulisan data ke Register Kontrol dan Register Data LCD.

Rangkaian komponennya dengan media ProtoBoard/ Project Board dapat dilihat seperti gbr(3) di bawah ini:

Perhatikan :

Untuk menghubungkan LCD ke ARDUINO UNO dan menjalankannya dengan Program, Anda harus memahami / mengetahui beberapa instruksi / perintah didalam Sketch sebagai berikut  :

• #include <LiquidCrystal.h>
• lcd.begin(16, 2);
• LiquidCrystal lcd( 12 , 11 , 5 , 4 , 3 , 2 );
• lcd.clear();
• lcd.setCursor(i, 0);
• lcd.print(“hello, world!”);

Keterangan :

  1.  Anda harus  memasukkan file header, yaitu ‘#include <LiquidCrystal.h>’.  File header ini memiliki instruksi di dalamnya, sehingga  pengguna dapat menghubungkan LCD ke Board Arduino.
    2. Anda memberi tahu ke Board Arduino  jenis LCD yang anda gunakan. Karena Anda menggunakan LCD 16X2, maka anda menulis perintah ‘lcd.begin (16, 2);.
    3. dalam instruksi/ perintah selanjutnya Anda akan memberi tahu Board Arduino tempat Anda menghubungkan pin. Pin-pin LCD yang terhubung adalah “RS, En, D4, D5, D6, D7”. Pin ini harus diwakili dengan benar, contoh “LiquidCrystal lcd (12,11,5,4,3,2);”. Pada Board Arduino pin-pin yang digunakan yaitu, pin 12, 11, 5,4,3 dan 2.
    4. (optional) dalam intruksi lcd.clear(); adalah mengosongkan karakter pada LCD dahulu.
    5. Data /karakter teks yang ditampilkan dalam LCD ditulis denagn perintah “lcd.print (” hello, apa kabar! “);”. Dengan perintah ini, LCD menampilkan teks hello, apa kabar!.

Salinlah dan pelajari sketch / program dibawah ini. Anda tidak perlu menambahkan library baru ke Software Arduino Ide lagi, karena library LCD sudah ada termasuk (include) didalamnya.

Contoh 1 : (sederhana)

#include <LiquidCrystal.h>
// pin RS=0, pin E=1, D4=5, D5=4, D6=3, D7=2
LiquidCrystal lcd(0, 1, 5, 4, 3, 2);

void setup() {
// set up the LCD’s number of columns and rows:
lcd.begin(16, 2);
lcd.setCursor(0, 0); /// dibaris ke satu
lcd.print(“LCD dgn Arduino”);
lcd.setCursor(0, 1); // dibaris kedua
lcd.print(“Okey bangets”);
}

void loop() {
}

Contoh 2

I Love SMAN 26 Running Teks

/*
——————————————————————————–
Program Running Teks menggunakan LCD 16X2
Tulisan Teks terdiri atas 2 baris
Nama File : I_love_SMAN26_The-BestOf_School
Programmer: Yoskin Erlangga Anwarsyam
———————————————————————————–
*/

#include <LiquidCrystal.h>

// initialize library pin interface dari LCD dengan beberapa no. pin yang terkoneksi

const int rs = 12, en =11, d4 = 5, d5 = 4, d6 = 3, d7 = 2;
LiquidCrystal lcd(rs, en, d4, d5, d6, d7);

// Membuat karakter love atau lambang hati
byte heart[8] = {
0b00000,
0b01010,
0b11111,
0b11111,
0b11111,
0b01110,
0b00100,
0b00000
};

void setup() {
// inisialisasi LCD dan setup kolom dan baris LCD
lcd.begin(16, 2);

// membuat karakter love atau hati
lcd.createChar(0, heart);

// set the cursor to the top left
lcd.setCursor(0, 0);

// Tampilkan Animasi Teks di layar.
lcd.print(“I”); // Tampilkan huruf I
lcd.write(byte(0));
lcd.write(byte(0));
lcd.write(byte(0)); // Tampilkan lambang hati ‘0’ sebagai byte
lcd.print(” SMAN 26 JAKARTA “);
//lcd.write(byte(0));
//lcd.write(byte(0));
//lcd.write(byte(0));
lcd.setCursor(0, 1);
lcd.print(“THE BEST OF SCHOOL!!”);
}

void loop() {
// scroll 21 posisi (panjang kalimat) kekiri

for (int i = 0; i < 21; i++) {
// scroll one position left:
lcd.scrollDisplayLeft();
delay(250);
}

// scroll 40 posisi (panjang string + panjang display) ke kanan
// Gerakkan ke kanan offscreen
for (int i = 0; i < 40; i++) {
// Scroll ke posisi kanan
lcd.scrollDisplayRight();
delay(250);
}

// Sroll 21 posisi (display length + string length) ke kiri
// Gerakkan kembali ketengah halaman

for (int i = 0; i < 21; i++) {
// Scrool ke posisi kiri
lcd.scrollDisplayLeft();
delay(250);
}
}

// Selesai, Selamat Belajar Semoga Suksesss..!!

 

Iklan
%d blogger menyukai ini: