Website Statis, Dinamis, Website Toko Online

بسم الله الرحمن الرحيم

Informasi Tentang Website Statis, Website Dinamis dan Website e-Commerce

ditulis oleh : Yoskin Erlangga Anwarsyam

Definisi Website

Website merupakan kumpulan beberapa halaman yang menyajikan informasi baik dalam bentuk teks, gambar, suara, video dan halaman link yang diletakkan di dalam sebuah server/hosting di mana untuk mengaksesnya diperlukan jaringan internet. Website sering juga disebut sebagai web, situs, atau situs web. Sebuah website agar bisa diakses melalui internet diperlukan 2(dua) komponen yang harus ada yaitu Domain dan Hosting yang bisa didapatkan melalui penyedia Web Hosting baik di Indonesia maupun luar negeri.

Fungsi dan penggunaan website tentunya sangat beragam, Anda dapat menggunakan website untuk berbagai kepentingan seperti website personal, website sekolah, website usaha bisnis online (Website e-Commerce) hingga kebutuhan lainnya. Website sekolah dapat digunakan untuk memberikan informasi segala hal tentang profil sekolah, info akademik, guru dan siswa. Website bisnis online dimanfaatkan dalam rangka menambah penghasilan melalui internet, meningkatkan omset pengguna dan meningkatkan hasil penjualan secara online. Memiliki website pribadi dapat digunakan untuk portofolio maupun kegiatan lain seperti kegiatan blogging, membuat postingan dan berbagi informasi.

Website e-Commerce

Web Statis dan Web Dinamis

Website berdasarkan teknologinya terbagi menjadi dua, yaitu Web Statis dan Web Dinamis. Persamaan web statis dan web dinamis yaitu sama-sama keduanya merupakan suatu website yang menampilkan halaman yang ditampilkan di internet yang memuat informasi tertentu (khusus) dan perbedaannya adalah sebagai berikut :

1. Web Statis

Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah sintaksnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server.

Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan dan website yoskin.xp3.biz. Di sana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya langsung diletakan dalam file HTML saja.

Website Statis : yoski.xp3.biz

2. Web Dinamis

Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat kompleks. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan) dari pengguna dapat diproses oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis, memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server.

Contoh dari web dinamis adalah portal berita, Website SMAN 26, jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter dan lain-lain. Web dinamis isinya sering diperbaharui (di-update) oleh pemilik atau penggunanya. Bahkan untuk jejaring sosial sangat sering di-update setiap harinya.

Web SMAN 26 Jakarta

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

1. Interaksi antara pengunjung dan pemilik web

  • Dalam web statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.

2. Bahasa Script yang digunakan

  • Web statis hanya menggunakan HTML saja, atau paling tidak bisa ditambah dengan CSS. Sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih kompleks seperti PHP, ASP dan JavaScript.

3. Penggunaan Database

  • Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MySQL, Oracle, dll untuk menyimpan dan memroses data.

4.Konten

  • Konten dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di-update, sementara konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering di-update. Konten dalam web dinamis bisa diambil dari database sehingga isinya pun bisa berbeda-beda walaupun kita membuka web yang sama.

Manfaat dari website biasanya sebagaian orang memiliki suatu alasan untuk membuat web itu sendiri, diantaranya:

  • Memperluas jangkauan promosi suatu produk. Dengan memiliki website maka produk kita lebih bisa dikenal oleh masyarakat khususnya pengguna internet.
  • Bisa menjadi media tanpa batas, sebab internet adalah media informasi yang tanpa batas. Dengan memiliki website, berarti kita sama saja memiliki banyak karyawan yang mempromosikan produk kita selama 24 jam. Yang artinya website kita akan memberikan suatu informasi kepada calon konsumen selama 24 jam.
  • Promosi yang luas melalui internet adalah suatu media promosi terluas di dunia jika dilihat dari jangkauan area.
  • Media pengenalan perusahaan. Jika kita memiliki suatu perusahaan akan lebih mudah kita mengenalkan perusahaan lewat website, karena jangkauan internet yang luas dan pemakainya yang banyak, sehingga perusahaan kita akan dikenal oleh masyarakat banyak sehingga dapat mendatangkan calon konsumen dengan cara promosi produk lewat website.

Website Toko Online

Website Toko Online atau disebut juga e-Commerce adalah sebuah website untuk menawarkan barang yang dijual secara online, di mana proses penjualan dan pembelian (transaksi) dilakukan secara online. Tidak menutup kemungkinan proses pembayaran juga dapat dilakukan secara offline yang biasa dikenal dengan istilah COD (Cash on Delivery) yaitu pembayaran dilakukan bersamaan saat barang telah diterima oleh pembeli.

Yang dibutuhkan di dalam sebuah Website Toko Online

Di dalam sebuah Website Toko Online terdapat gambar/foto dari produk-produk yang dijual sedemikian rupa sehingga terlihat menarik, sama seperti sebuah etalase yang sering Anda jumpai pada toko offline. Biasanya sebuah Website Toko Online juga menyediakan layanan Customer Service sebagai tempat untuk bertanya seputar produk seperti halnya seorang pramuniaga pada toko offline.

Berikut adalah beberapa hal yang harus ada di dalam sebuah Website Toko Online:

  • Daftar produk-produk yang Anda jual
  • Penjelasan detail dari sebuah produk
  • Informasi mengenai promo dan produk best seller
  • Halaman untuk melakukan order/pemesanan
  • Kontak Customer Service
Iklan
%d blogger menyukai ini: