Gerak Lurus

Kinematika Gerak

Kinematika gerak Skenario Kinematika Gerak
Dalam Mekanika, Anda akan mempelajari Konsep Gerak. Mekanika merupakan cabang Fisika. yang terdiri  3 (tiga) cabang ilmu yang dipelajari, yaitu Kinematika, Dinamika dan Statika.

  • Kinematika
    Yaitu, ilmu yang mempelajari gerak dengan mengabaikan penyebab timbulnya gerak
  • Dinamika
    Yaitu ilmu yang mempelajari gerak dan gaya penyebab benda bergerak
  • Statika
    Yaitu ilmu yang mempelajari tentang keseimbangan benda statis

Gerak Lurus

Konsep Gerak dan Gerak lurus

          Sedang apa Anda hari ini? Duduk santai sambil mendengar lagu favorit Anda? Atau menikmati segelas juice apel kesukaan anda disebuah kedai minuman didepan area parkir sebuah Mall. Cobalah Anda amati sebuah mobil yang diparkir di area parkir tersebut. Pada saat mobil mulai bergerak, Anda akan melihat terjadi perubahan posisi atau tempat mobil tersebut terhadap posisinya semula (yang selanjutnya disebut kerangka acuan atau titik acuan). Ilustrasi tersebut menunjukkan, bahwa sebuah benda dikatakan bergerak bila kedudukan benda berubah terhadap keadaan awal / kedudukan semula atau kerangka acuannya. Titik – titik berurutan (tempat kedudukan titik-titik) yang dilalui oleh benda yang bergerak disebut lintasan.

Gerak lurus adalah gerak yang lintasannya berupa garis lurus. Lintasan lurus dapat kita jumpai pada lintasan rel kereta api, jalan tol dan landasan pesawat terbang.

lintasan lurus

Konsep Jarak, Posisi dan Perpindahan

  • Jarak (S)
    Ratna berjalan kearah Utara sejauh 4 meter kemudian berjalan kearah Timur sejauh 3 meter, maka panjang lintasan (jarak) yang ditempuh Ratna adalah 4 m + 3 m = 7 meter. Jadi Jarak (S) adalah panjang lintasan yang ditempuh sebuah benda yang dihitung sepanjang lintasan dari awal hingga akhir lintasan . Jarak merupakan besaran skalar.
  •  Posisi (r)
    Posisi (r) adalah kedudukan suatu benda terhadap suatu titik acuan yang dapat terletak dikiri atau dikanan titik acuan. Untuk membedakannya Anda dapat menggunakan tanda (+) jika posisi dikanan titik acuan atau (-) dikiri titik acuan. Karena Posisi memiliki besar dan arah , maka Posisi merupakan besaran vektor
  • Perpindahan (S)
    Ratna berjalan kearah Utara sejauh 4 meter kemudian berjalan kearah Timur sejauh 3 meter, maka perubahan kedudukan (perpindahan) yang ditempuh Ratna adalah 5 meter bukan 7 meter. Perpindahan Ratna diselesaikan dengan aturan Phytaghoras, yaitu dengan menarik garis lurus dari awal kedudukan kearah akhir kedudukan Ratna. Perpindahan merupakan besaran vektor, karena memiliki besar dan arah.

Kelajuan dan Kecepatan

Dalam Fisika, kedua kata ini memiliki arti/konsep yang berbeda.

  • Kelajuan :
    Kelajuan (v) adalah besar jarak (s) yang ditempuh benda terhadap waktu (t) atau kelajuan adalah jarak (s) persatuan waktu (t) dan merupakan besaran skalar yang nilainya selalu positif. Kelajuan diukur mengunakan speedometer.
  • Kecepatan :
    Kecepatan (v) adalah perubahan kedudukan benda yang berpindah dalam selang waktu. Dengan kata lain, kecepatan adalah perpindahan (∆X) yang dialami benda persatuan waktu (t) Jadi kecepatan merupakan besaran vektor dan diukur dengan menggunakan velicometer.
  • Persamaan umum Kelajuan dan Kecepatan :
  • Kelajuan :

Pers Kelajuan1

  • Kecepatan :

Pers Kecepatan1Contoh Soal :

  • Sebuah mobil bergerak di sebuah jalan tol. Pada jarak 10 kilometer dari pintu gerbang tol, mobil bergerak dengan kelajuan tetap 90 km/jam selama 20 menit.
    Tentukan :
    Jarak total yang ditempuh mobil dari pintu gerbang jalan tol
  • Penyelesaian
    jarak mula-mula s0 = 10 km
    kecepatan (v) = 90 km/jam
    waktu (t) = 20 menit = 1/3 jam
    jarak yang ditempuh mobil selama 20 menit adalah :
    s = v. t = (90 km/jam).(1/3 jam) = 30 km
    Maka jarak total yang ditempuh mobil dari gerbang jalan tol adalah :
    s = s0 + v.t = 10 + 30 = 40 km
  • Andi mengendarai motor dari A ke B sejauh 200 meter selama 15 sekon, kemudian berbalik arah menuju C sejauh 50 meter selama 10 sekon. (lihat gbr). Tentukan Kelajuan dan Kecepatan yang dimiliki motor Andi. (lihat gbr).
    LintasanMotorA-B-C
  • Jawab :
    Jarak yang ditempuh motor = A => B => C adalah = AB+BC = 200 m + 50 m = 250 m
    Perpindahan motor  adalah A=> C = 200 m – 50 m = 150 m
    Waktu t adalah 15 s + 10 s = 25 s
    Maka :
  • Kelajuan motor =Pers Kelajuan1                                                                 = 250 m/25 s = 10 m/s
  • Kecepatan motor =

 

Pers Kecepatan1= 150 m/25 s = 6 m/s

Kelajuan rata-rata dan Kecepatan rata-rata

  • Kelajuan rata-rata
    Kelajuan rata-rata didefinisikan sebagai perbandingan jarak total (∑S) yang ditempuh benda terhdap waktu total (selang waktu) yang dibutuhkan.

Kelajuan-rata2-1

  • Kecepatan rata-rata
    Kecepatan rata-rata adalah perbandingan antara perpindahan (Δs) dengan selang waktunya. ( Δt). Secara matematis dapat ditulis :

Kecepatan-Rata2Contoh Soal :
Sebuah motor bergerak dari A ke B yang berjarak 1200 meter dengan kelajuan tetap 15 m/s. Kemudian motor itu bergerak dari B ke C dengan kelajuan tetap  10  m/s  selama 50 s (lihat gbr).
Gbr Soal Kelajuan dan Kec-rata2

Tentukan : Kelajuan rata-rata dan Kecepatan rata-rata Motor.
Jawab :

  • Jarak AB = 400 m ditempuh dengan v = 20  m/s
    maka waktu tempuh tAB = 400 m/20 ms-1 = 20 s
    Jarak BC = Sbc = v. t = 15  m/s X 20 s = 300 m
  • Jarak ABC = Jarak total adalah = 400 m + 300 m = 700 m
    Perpindahan AC diperoleh dengan menghitung panjang AC dengan dalil Phytagoras dalam segitiga siku-siku ABC sehingga
    Perpindahan :
    AC² = AB² + BC² = 400² + 300² = 25000
    AC = √25000 = 500  m
    Selang waktu t (ABC)  adalah t (AB) + t (BC) = 20  s + 20  s = 40  s
  • Maka Kelajuan rata-rata Motor

KunciSoalKelajuan-Kec1                Kecepatan rata-rata Motor

KunciSoalKelajuan-Kec2

Kelajuan Sesaat dan Kecepatan Sesaat

  • Kelajuan Sesaat
  • Untuk mengeteahui kelajuan sesaat sebuah motor yang sedang begerak, Anda dapat melihatnya pada penunjukkan jarum Speedometer, yang fungsinya sudah saya jelaskan diatas. Ini berarti jika saat itu, jarum speedometer menunjukkan angka 60 km/jam, maka kelajuan sesaat motor itu adalah = 60 km/jam
  • Kecepatan Sesaat
  • Kecepatan sesaat pada waktu tertentu didefinisikan sebagai limit kecepatan rata-rata untuk selang waktu ∆t yang mendekati nol. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut :
  • RumusKecSesaat
    Kecepatan sesaat merupakan kemiringan garis singgung Grafik (x- t) pada saat t = t1. Proses limit pada grafik posisi X terhadap t, memperlihatkan selang waktu ∆t terus diperkecil dengan mengambil t1 tetap dan t2 mendekati t1

grafik2 kec.sesaat

  •  Kecepatan sesaat untuk gerak lurus adalah tururan pertama dari fungsi kedudukan X terhadap waktu t dan secara matematis kita tulis :

turunan

  • Keterangan :
  • v = kecepatan sesaat (m/s)
    dx/dt = turunan pertama dari fungsi kedudukan X terhadap waktu t

Contoh Soal untuk Kecepatan Sesaat :
Sebuah benda bergerak lurus horizontal, posisinya terhadap koordinat (0,0) dinyatakan sebagai

x= 2 t² + 5t – 1

Tentukan : kecepatan sesaat benda saat t = 1 sekon

  •  a. Dengan menggunakan persamaan Diferensial
     b. Secara intuisi

Jawab :
1. Dengan menggunakan persamaan turunan (diferensial)

  • v = dx/dt = d(2 t² + 5t – 1)/dt  = 4 t + 5
    t = 1 s
  • maka v = 4. 1 + 5 = 9 m/s

2. Menentukan kecepatan sesaat secara intuisi.

  • Untuk mencari kecepatan sesaat secara intuisi, kita menghitung dulu kecepatan rata – rata dalam selang t = 1s dan t = 1,1s (∆t = 0,1s); dalam selang t = 1s dan t = 1,01 s (∆t = 0,01 s); dan dalam selang t = 1s dan t = 1,001s (∆t = 0,001 s)

Persamaan posisi :

                                          x = 2t² + 5t – 1

  •  Untuk t1 = 1s –> x1 = 2(1)² + 5(1) – 1 = 6
    Untuk ∆t = 0,1 s –> t2 = 1 + 0,1 = 1,1 s
    x2 = 2(1,1)²+ 5(1,1) = 6,92  maka :
    v =  (x2- x1)/∆t  = (6,92 – 6) /0,1 = 9,2  m/s
  • Untuk ∆t = 0,01 s –> t2 = 1 + 0,01 = 1,01 s
    x2 = 2(1,01)² + 5(1,01) – 1 = 6,0902  maka :
    v = (x2- x1)/∆t = (6,0902 – 6) /0,01 = 9,02 m/s
  • Untuk ∆t = 0,001 s –> t2 = 1 + 0,001 = 1,001 s
    x2 = 2(1,001)² + 5(1,001) – 1 = 6,009002. maka :
    v = (x2- x1)/∆t = (6,009002 – 6) /0,001 = 9,002 m/s

Kesimpulan :

  • Jika ∆t semmakin kecil, kecepatan rata – rata akan mendekati 9 m/s. Secara intuisi kita dapat menyatakan bahwa kecepatan pada t = 1 s adalah 9 m/s

Konsep Percepatan dan Percepatan rata-rata.

       Apa yang Anda ketahui tentang Percepatan? Apabila sebuah bola di letakkan pada puncak sebuah bidang miring yang licin, Anda akan melihat bola tersebut meluncur dengan sendirinya kebawah, dimana kecepatan bola akan terus bertambah besar dalam selang waktu tertentu. Perhatikan pula, contoh lainnya yaitu sebuah mobil yang dalam keadaan diam (kecepatan awal = nol). Pada saat mobil mulai bergerak, secara perlahan-lahan mobil mulai menambah kecepatan dalam selang waktu tertentu. Perubahan kecepatan (∆v) bola atau mobil dalam selang waktu (t) ini disebut Percepatan, yaitu apabila perubahan kecepatannnya meningkat (bertambah cepat). Sebaliknya apabila perubahan kecepatan bola atau mobil dalam selang waktu tersebut berkurang, maka bola atau mobil tersebut dikatakan mengalami Perlambatan.  Perlambatan diberi tanda (-) dan Percepatan diberi tanda (+) dengan lambing (a). Dalam uraian selanjutnya, kita lebih menekankan pada istilah / kata percepatan Dibawah ini, saya buatkan animasi mengenai percepatan benda pada bidang miring dan  percepatan mobil Lamborghini Aventador vs pesawat F16 Fighting Falcon berikut ini :

percepatan bendaAnimasi bola meluncur pada bidang miring
1Lamborghini VS F16 Fighting Falconkreasi file gif  yang saya buat ini, bersumber dari Youtube.com dengan judul
Lamborghini Aventador vs F16 Fighting Falcon
  • Percepatan (a):
    Adalah besaran yang menyatakan perubahan kecepatan per satuan waktu. Persamaannya ditulis :percepatan1
  • Percepatan rata-rata :
    Percepatan rata-rata didefinikan sebagai perbandingan antara perubahan kecepatan (∆v) dengan selang waktu waktu (∆t). Persamaannya dapat ditulis :percepatan03Keterangan :
    a        = percepatan rata-rata (m/s²)
    Δ v   = perubahan kecepatan atau selisih kecepatan (m/s)
    Δ t   = selang waktu atau  selisih waktu (s)
  • Percepatan sesaat :
    Adalah perubahan kecepatan dalam waktu yang sangat singkat dengan ∆t->0. Artinya percepatan sesaat didefinisikan sebagai limit perubahan kecepatan (∆v) dalam selang waktu (∆t) yang mendekati nol.  Dapat pula didefinikan sebagai limit percepatan rata-rata untuk selang waktu ∆t yang mendekati nol.  Secara matematis dapat ditulis :percepatan sesaat0.2Keterangan :
  • a                    = percepatan sesaat  ( m/s²)
  • lim Δv/Δt = limitpercepatan rata-rata dengan Δt mendekati nol

Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Definisi :

  • Gerak Lurus beraturan selanjutnya disingkat GLB adalah gerak suatu benda dengan lintasan lurus yang memiliki kecepatan konstan ( v = konstan )  dengan besar maupun arahnya yang selalu tetap.
  • Gerak Lurus beraturan dapat juga didefinisikan sebagai gerak suatu benda pada lintasan lurus dengan kelajuan tetap ( v = tetap ).
  • Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda yang menempuh lintasan lurus yang dalam waktu (t sama benda menempuh jarak maupun perpindahan ( x ) yang sama.
  • Secara matematis persamaan GLB dapat dinyatakan :

x =  xo +  v. t

  • Dengan :
    X0 = kedudukan awal
    X = jarak yang ditempuh
    v = kecepatan ( m/s)
    t = waktu tempuh benda
  •  Contoh :
    Misalkan sebuah Mobil bergerak dengan kecepatan tetap 18 km/jam atau 5 m/s (SI), artinya setiap detik Mobil itu menempuh jarak 5 m. Dari gerak itu dapat dibuat Tabel (1) hubungan  jarak dan selang waktu, sebagai berikut:
  • Tabel 1. Hubungan jarak dan selang waktu pada Gerak Lurus Beraturan
    tabel glb
  • Pada saat t = 0 s, jarak yang ditempuh oleh benda x = 0, pada saat t = 1 s, jarak yang ditempuh oleh benda = 5 m, pada saat t = 2 s jarak yang ditempuh oleh benda = 10 m, pada saat t = 3 s, jarak yang ditempuh oleh benda = 15 m dan seterusnya. Berdasarkan hal ini dapat kita simpulkan bahwa gerak benda yang diwakili oleh tabel x- t diatas, adalah bergerak dengan kecepatan tetap 5 m/s.
  •  Hubungan antara jarak yang ditempuh (x), kecepatan benda (v) dan waktu (t) secara grafik dapat dilukiskan sebagai berikut :
  • Grafik Kecepatan terhadap Waktu (v-t)grafik v konstan1
                                                                Gbr. grafik (v-t)
    • Berdasarkan grafik di atas, tampak bahwa kecepatan bernilai tetap (5 m/s) pada tiap satuan waktu. Kecepatan tetap ditandai oleh garis lurus, berawal dari t = 0 hingga t=5 s. Dari grafik dapat diketahui pula Jarak yang ditempuh benda   selama t = 5 s   adalah  X = Xo + v. t = 0 + 5. 5.= 25 m.  Dapat dicari dengan cara lain yaitu menghitung luas daerah yang diarsir (segi empat) yaitu 5×5= 25 m.Grafik Jarak yang ditempuh terhadap Waktu (x-t)
    grafik- x-t Gbr. grafik (x-t)

    Berdasarkan grafik di atas, tampak bahwa Kedudukan awal (Xo) = nol, kecepatan tetap ditandai oleh garis miring dengan perubahan jarak sama dan selang waktu yang sama.

    Ciri-ciri GLBSumber gbr.  www.italianlanguageclass.com

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

  • Definisi :
  • Gerak Lurus berubah Beraturan selanjutnya ditulis GLBB adalah gerak suatu benda pada lintasan garis lurus yang percepatannya setiap saat adalah tetap ( a = tetap ).
  • GLBB adalah gerak suatu benda pada lintasan garis lurus yang memiliki kecepatan yang bertambah (berubah )secara beraturan setiap selang waktu. Perubahan kecepatan dalam selang waktu ini disebut dengan Percepatan
  • Persamaan percepatan ditulis :percepatan03
  • Jika:
    t1 = 0 , t2 = t,
    v2 = vt dan v1 = vo maka :percepatan1
  • Sehingga kecepatan benda pada saat  t  adalah :pers kec1 GLBB
    Keterangan :
    Vt = Kecepatan benda saat t  ( m/s )
    Vo = Kecepatan benda mula-mula ( m/s )
    a = percepatan benda ( m/s² )
    t  = waktu yang diperlukan benda (s)

Grafik hubungan (a,t) dan ( v, t) digambarkan sebagai berikut :

Graf GLBB-a,v dan tGrafik hubungan (a,t) dan ( v, t)

Besarnya jarak yang ditempuh pada GLBB dapat dihitung melalui grafik hubungan (v,t) yaitu besarnya sama dengan Luas Trapesium dibawah kurva (v-t) untuk Vo tidak sama nol

graf v dan t dalam GLBB Grafik hub. (v,t)
Rumus-GLBB graf-s-t GLBB

Persamaan ini merupakan Rumus untuk jarak tempuh X dalam GLBB yang merupakan fungsi kuadrat dari waktu (t), sehingga grafik hubungan (x,t) berupa grafik parabola.

Dari persamaan :  Rumus Jarak GLBBCiri-Ciri GLBBSumber gbr.  www.italianlanguageclass.com

buat kesimpulan Sumber gbr. https://www.google.com/?gws_rd=ssl,  14 Oktober 2014  jam 01.05 am

 

Gerak Jatuh Bebas dan Gerak Vertikal keAtas

Dalam Materi ini. Saya akan menguraikan GLBB Vertikal untuk 2(dua) pokok bahasan yaitu:

1. Gerak Jatuh Bebas (GJB)
2. Gerak Vertikal keAtas (GVA)

Gerak Jatuh Bebas

Perhatikanlah oleh Anda benda-benda yang jatuh dengan sendirinya dari suatu ketinggian tertentu yang terjadi disekitar Anda. Pada saat itu anda memperhatikan sebuah mangga jatuh dari tangkai pohonnya atau buah pepaya yang tiba-tiba jatuh dari pohonnya karena sudah terlalu matang. Ciri khas jatuhnya kedua buah tersebut adalah jatuh tanpa kecepatan awal. Semakin ke bawah gerak buah (benda) akan semakin cepat. Hal ini disebabkan adanya Gravitasi Bumi. Benda-benda yang jatuh bebas itu mendapat percepatan graviasi bumi (g) yang besarnya = 9,8 m/s2 dan sering dibulatkan menjadi 10 m/s2 . Gerak buah mangga atau buah pepaya yang jatuh tanpa kecepatan awal (vo = nol) dari suatu ketinggian tertntu disebut Gerak Jatuh Bebas.

Mangga GJBAnimasi : Yoskin EA , sumber gbr : http://sharp.toonpeps.com/files/pop-up/view_reference.php?jigsaw_id=dk-116-mango-tree-&site_name=sharp.toonpeps.com

3pohonmanggaGerak mangga (benda) di A jatuh bebas dari ketinggian h dan jatuh di tanah pada titik B dapat dirumuskan sebagai berikut :
Dari pers GLBB sebelumnya, Anda sudah mengetahui persamaan :

Rumus GLBBKeterangan :  X = perpindahan yang dialami benda

Pada gerak vertikal , x (jarak yang ditempuh benda) diganti dengan h (tinggi benda dihitung dari posisi awal), dengan vo = nol maka :

rumus-tinggijika  vt= kecepatan akhir sesaat  menyentuh tanah, maka:

Rumus Kecepatan-GJBWaktu yang diperlukan benda sesaat menyentuh tanah adalah :

waktu GJBKeterangan :
h = tinggi yang dicapai benda (m)
vo = kecepatan mula-mula = nol pada Gerak Jatuh bebas
vt = kecepatan pada saat t ( m/s)
t   = waktu untuk mencapai tinggi maksimum (s)
g = percepatan gravitasi ( m/s2)

Contoh Soal :
1. Sebuah mangga jatuh bebas dari pohon yang tingginya 3,2 m. jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 tentukanlah
a. Waktu yang diperlukan untuk sampai di tanah
b. Kecepatan benda saat tiba di tanah
Penyelesaian :
jawab -contoh-gjb

Gerak Benda Vertikal Ke Atas (GVA)

 Pada gerak benda yang bergerak vertikal keatas (GVA), benda memiliki kecepatan awal dan semakin bergerak keatas, kecepatan benda berkurang. Mengapa? Hal ini disebabkan arah gerakan benda tersebut melawan gaya gravitasi yang menariknya ke bumi sehingga menyebabkan benda bergerak diperlambat dan pada ketinggian maksimumnya ( titik puncak), benda sesaat berhenti  atau kecepatan benda saat itu sama dengan nol.

Gerak Vertikal keatasSumber gambar : https://www.google.co.id/?gws_rd=ssl disertai alamat situs yang bersangkutan

Untuk benda-benda yang bergerak vertikal keatas,  memiliki kecepatan awal(vo) tidak sama nol dan pada tinggi maksimumnya kecepatannya adalah  nol

Rumus GVAKeterangan :
h = tinggi yang dicapai benda (m)
vo = kecepatan mula-mula (m/s)
vt = kecepatan pada saat t ( m/s)
t   = waktu untuk mencapai tinggi maksimum (s)
g  = percepatan gravitasi ( m/s2)

Grafik hubungan kecepatan dan waktu (v-t) pada benda yang bergerak vertikal ke atas (GVA) hingga ketinggian maksimum  (vt=nol) adalah ..

gravik v-t dlm GVA

Soal-Soal GLB- GLBB-GJB-GVA Plus
Kunci Jawaban

NO

MATERI SOAL GLB DAN GLBB

KUNCI

1

Yovi mengendarai motor dari A ke B sejauh 600 meter selama 40 sekon, kemudian berbalik arah menuju C sejauh 100 meter selama 10 sekon. (lih. gbr).

LintasanMotorA-B-C

Maka Kecepatan motor yang dikendarai Yovi adalah..

A. 25 m/s

B. 20 m/s

C. 14 m/s

D. 10 m/s

E. 7 m/s

D

2

Sebuah sepeda motor dari keadaan diam kemudian bergerak sehingga setelah 25 sekon kelajuannya menjadi 72 km/jam, maka percepatan sepeda motor itu adalah…

A. 2,88 m/s²

B. 1,44 m/s²

C. 0,80 m/s²

D. 0,70 m/s²

E. 0,35 m/s²

C

3

Sebuah mobil yang sedang bergerak dinyatakan dengan grafik. Mobil melakukan Gerak Lurus Beraturaran kemudian Gerak Lurus Berubah Beraturan. Grafik tersebut yang benar adalah gambar …

grafik GLB-GLBB

A. 1 dan 2

B. 1 dan 3

C. 1 dan 4

D. 2 dan 3

E. 3 dan 1

E

4

Sebuah motor bergerak dari A ke B yang berjarak 1200 meter dengan kelajuan tetap 15 m/s. Kemudian motor itu bergerak dari B ke C dengan kelajuan tetap 25 m/s selama 20 s (lihat gbr)
Gbr Soal Kelajuan dan Kec-rata2

Maka Kecepatan rata-rata Motor adalah…

A. 35 m/s

B. 25 m/s

C. 22,5 m/s

D. 17,5 m/s

E. 13 m/s

E

5

Tabel di bawah merupakan tabel sebuah kereta dengan t menyatakan waktu dalam sekon dan v menyatakan kecepatan dalam m/s.

tabel glb dan glbb

Perpindahan kereta selama 10 sekon adalah …
A. 24 m

B. 30 m

C. 34 m

D. 38 m

E. 40 m

C

6

Setelah 2 sekon dari keadaan diam, kecepatan benda menjadi 4 m/s. Kemudian, benda bergerak dengan kecepatan konstan. Waktu total, dari waktu diam, yang dibutuhkan benda untuk mencapai jarak total 10 m adalah…

A. 3,5 s

B. 4,0 s

C. 4,5 s

D. 6,0 s

E. 7,5 s

A

7

Sebuah pesawat tempur terbang dari sebuah pangkalan angkatan darat pada arah 30O timur dari utara sejauh 100 km, kemudian berbelok kearah timur sejauh 40√3 dan akhirnya berbelok kearah selatan sejauh 40 km. (lihat gbr) SoalPesawatTempur1
Maka besar perpindahan pesawat tempur tersebut dari pangkalan angkatan darat adalah…

A. 540 m

B. 350 m

C. 270 m

D. 180 m

E. 160 m

D

8

Jika sebuah mobil mula-mula diam. Kemudian dipercepat selama 8 sekon dan mengalami perpidahan sejauh 64 meter, maka kecepatan mobil saat itu adalah…

A. 20 m/s

B. 16 m/s

C. 12 m/s

D. 10 m/s

E. 8 m/s

B

9

Grafik (v-t) berikut ini menginformasikan gerak sebuah mobil dari kondisi diam, kemudian bergerak hingga berhenti selama 8 sekon seperti terlihat pada gambar…
graf GLB GLBB

Jarak yang ditempuh mobil antara t = 0 s sampai t = 3 s adalah….

A. 80 m

B. 75 m

C. 65 m

D. 50 m

E. 45 m

C

10

Sebuah sepeda motor dari keadaan diam kemudian bergerak sehingga setelah 4 sekon kelajuannya menjadi 16 ms-1, maka percepatan sepeda motor itu adalah…

A. 4,0 ms-2

B. 2,4 ms-2

C. 2,0 ms-2

D. 1,2 ms-2

E. 0,5 ms-2

A

11

Perhatikan grafik kecepatan V terhadap waktu t untuk benda yang melakukan gerak GLB dan GLBB berikut:
grafik GLB dan GLBB

Dari grafik tersebut. Perpindahan yang dilakukan benda selama 10 detik adalah …..

A. 48 m

B. 42 m

C. 36 m

D. 30 m

E. 24 m

D

12

Sebuah motor bergerak dari A ke B yang berjarak 1200 meter dengan kelajuan tetap 15 m/s. Kemudian motor itu bergerak dari B ke C dengan kelajuan tetap 10 m/s selama 50 s (lihat gbr).
Maka kecepatan rata-rata Motor adalah…
A. 15 ms-1
B. 13 ms-1
C. 12,5 ms-1
D. 10 ms-1
E. 7,5 ms-1

D

13

Sebuah benda dari keadaan diam dipercepat 2 m.s-2 selama 5 sekon, kemudian diperlambat 0,5 m.s-2 selama 4 sekon, dan bergerak konstan selama 5 sekon , kemudian benda tersebut diperlambat 2 m.s-2 hingga berhenti. Grafik yang menggambarkan perjalanan benda tersebut yang benar adalah….

graf gab GLB GLBB
A. Gambar A
B. Gambar B
C. Gambar C
D. Gambar D
E. Gambar E

B

14

Grafik kecepatan (v) terhadap waktu (t) berikut ini menginformasikan gerak suatu benda

grafik v trhdap t

Kelajuan rata-rata benda dari awal gerak hingga detik ke 18 adalah….

A. 2,0 ms-1

B. 2,5 ms-1

C. 3,0 ms-1

D. 4,0 ms-1

E. 6,0 ms-1

E

15

Sebuah mobil mula-mula diam , kemudian dihidupkan dan mobil bergerak dengan percepatan 2 m/s2 selama 10 sekon , Setelah itu mesinnya dimatikan dan mobil mengalami perlambatan tetap dan dan berhenti 10 sekon kemudian . Jarak yang masih ditempuh mobil mulai dari saat mesin dimatikan sampai berhenti ….

A. 200 m

B. 100 m

C. 80 m

D. 60 m

E. 50 m

B

16

Suatu benda mengalami perlambatan konstan dengan kecepatannya yang berubah dari 30 m/s menjadi 15 m/s setelah menempuh jarak sejauh 75 meter. Benda tersebut kemudian akan berhenti setelah menempuh lagi jarak sejauh …..

A. 100 m

B. 80 m

C. 75 m

D. 50 m

E. 25 m

E

17

Diberikan grafik hubungan (v,t) dari gerak dua buah mobil (lihat gbr). Mobil A bergerak dengan kecepatan tetap 20 m/s (GLB), mobil B memiliki kecepatan awal = 0 dan mengalami percepatan (GLBB).

grafik GLB-GLBB 2 benda

Jika kedua mobil bergerak dari tempat yang sama, maka mobil B akan menyusul mobil A setelah mobil A bergerak sejauh…

A. 200 m

B. 400 m

C. 600 m

D. 800 m

E. 1200 m

D

18

Sebuah benda bergerak sepanjang sumbu-x dengan persamaan x = 2t3 + t + 4, x dalam meter dan t dalam sekon. Kecepatan rata-rata dari t = 1s sampai t = 3 s adalah….

A. 15 m/s

B. 20 m/s

C. 27 m/s

D. 30 m/s

E. 32 m/s

C

19

Grafik di bawah ini meruipakan grafik kecepatan terhadap sebuah kereta api yang bergerak menurut garis lurus dalam waktu 5 detik. Dari grafik tersebut jarak yang ditempuh dalam waktu 5 detik adalah….
graf vdant

A. 70 m

B. 140 m

C. 220 m

D. 280 m

E. 350 m

D

20

Dua mobil bergerak pada lintasan lurus dengan arah saling berlawanan. Mobil pertama bergerak dari titik P dengan kelajuan 20 km/jam dan mobil kedua dari titik Q bergerak dengan kelajuan 10 km/jam. Jika jarak PQ = 1500 m, maka kedua mobil itu akan bertemu di titik R dihitung dari titik P pada jarak…

A. 1200 m

B. 1000 m

C. 850 m

D. 750 m

E. 500 m

B

21

Perhatikan gambar di bawah ini :
perpindahanAC

Melukiskan perjalanan seseorang dari A ke C melalui B. Jarak AB adalah 40 km ditempuh dalam waktu 0,5 jam. Jarak BC= 30 km ditempuh dalam waktu 2 jam. Kecepatan rata-rata orang itu adalah. …

A. 95 km/jam

B. 48 km/jam

C. 36 km/jam

D. 28 km/jam

E. 20 km/jam

E

22

Sebuah batu dilepaskan dari ketinggian 180 cm di atas tanah. Jika percepatan gravitasi bumi ditempat itu = 10 ms-2, maka waktu yang diperlukan untuk sampai ditanah adalah…

A. 0,6 sekon

B. 0,9 sekom

C. 1,8 sekon

D. 2,4 sekon

E. 3,6 sekon

A

23

Sebuah bola dilemparkan vertical dengan kecepatan awal 20 m/s. Jika percepatan gravitasi 10 m/s2. Waktu yang dibutuhkan sampai di titik tertinggi. …

A. 0,5 sekon

B. 1,0 sekom

C. 2,0 sekon

D. 4,0 sekon

E. 8,0 sekon

C

24

Sebuah benda dijatuhkan dari ketinggian h di atas bidang datar (tanah). Perbandingan besar kecepatan saat mencapai h/2 dan h/4 dari bidang datar(tanah) adalah…

A. 1/3 √6

B. 1/2 √6

C. √6

D. 2 √6

E. 3 √6

A

25

Sebuah batu bermassa 150 g dilontarkan dari tanah dengan kelajuan 20 m/s. Waktu yang diperlukan batu untuk mencapai tinggi maksimum adalah….

A. 1,0 sekon

B. 1,5 sekon

C. 2,0 sekon

D. 3,0 sekon

E. 6,0 sekon

C

  1. Ass …

    pak soal soalnya mna pak ???
    kok gak ada pak ??

  2. pak yoskin kok materinya kayaknya kurang ya ?

  3. mantap pak yoskin lanjutkan!

  4. cara mendowlod vidio gmna ya mas ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: